Marak Aksi Kejahatan Geng Motor yang Resahkan Warga, Polsek Tanralili Gelar Operasi Cipta Kondisi

mediamatarakyat.info, MAROS – Maraknya kasus tindak kejahatan jalanan pada malam hari, yang mayoritas dilakukan oleh kelompok geng motor hingga aksi pembegalan, belakangan ini menjadi momok dan menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Maros.

Keberadaan kelompok tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membuat warga merasa tidak aman dan hidup dalam kegelisahan.

Menanggapi situasi yang  meresahkan tersebut, jajaran kepolisian dari Polsek Tanralili mengambil langkah tegas dan proaktif. Guna mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan serta memulihkan kembali rasa aman dan nyaman bagi warga, pihak kepolisian menggelar Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) yang berfokus pada pengamanan malam hari.

Operasi pengamanan ini dilaksanakan pada Sabtu malam, 31 Mei 2026, tepatnya sekitar pukul 00.10 WITA. Aparat kepolisian Polsek Tanralili turun langsung kelapangan untuk memantau dan mengawasi titik-titik rawan yang kerap menjadi lokasi berkumpul maupun beroperasinya para pelaku kejahatan.

Kegiatan patroli dan pengawalan ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Pelayanan dan Pengamanan Masyarakat (Kanit Ditsamapta) Polsek Tanralili, Aiptu Muhammad Hasan. Dalam pelaksanaannya, beliau didampingi oleh personel berpengalaman lainnya, yakni Aiptu Nasir, serta Aiptu Mursida (Provost).

Dalam keterangannya dilokasi operasi, Aiptu Muhammad Hasan menjelaskan bahwa Operasi Cipta Kondisi ini merupakan bentuk nyata dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Tanralili. Menurutnya, kegiatan ini bukanlah insidental, melainkan program rutin yang terus digelar.

“Operasi Cipta Kondisi atau Ops Cipkon ini adalah kegiatan rutin yang selalu kami gelar. Tujuannya tunggal, yaitu untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat Tanralili. Patroli kami arahkan khusus menyasar titik-titik yang kami anggap rawan, agar tindak kejahatan seperti begal maupun ulah geng motor dapat kami cegah sedini mungkin,” ujar Aiptu Muhammad Hasan.

Selain bertujuan preventif atau pencegahan, kehadiran aparat kepolisian di jalanan juga dimaksudkan untuk memberikan efek psikologis kepada potensi pelaku kejahatan agar mengurungkan niat jahatnya, sekaligus menjadi jaminan keamanan bagi warga yang masih beraktivitas di malam hari.

Kehadiran aparat kepolisian di jalanan dan langkah nyata yang diambil Polsek Tanralili mendapatkan respon positif dan apresiasi tinggi dari masyarakat.

Salah satu warga Desa Damai, Muhammad Nawir, yang turut mengamati dan bahkan mengikuti jalannya kegiatan patroli ini, mengaku sangat lega.

Menurut Nawir, operasi semacam ini memiliki dampak yang sangat besar bagi ketenangan hati warga. Selama ini, masyarakat merasa was-was beraktivitas malam karena maraknya kabar kejahatan, namun dengan adanya patroli rutin polisi, suasana perlahan mulai kondusif kembali.

“Menurut saya, Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan Polsek Tanralili ini sangat berdampak positif. Kehadiran polisi di jalanan sangat terasa sekali manfaatnya, terutama memberikan rasa aman bagi kami masyarakat di Kecamatan Tanralili. Kami berharap kegiatan ini terus dipertahankan dan semakin intensif, agar wilayah kita benar-benar bebas dari kejahatan,” ungkap Muhammad Nawir dengan penuh harap. (Nawir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *