mediamatarakyat.info, LUWU – Semangat toleransi dan kebersamaan kembali ditunjukkan warga Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu. Jalan lingkungan bernama Rotto yang terletak tepat di samping SMA Negeri 4 Luwu berhasil diperbaiki dan ditimbun melalui swadaya dari Gereja Katolik Padang Sappa, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh Lurah Padang Sappa, Muhammad Rum Roye, S.E, didampingi Kepala UPTD SMA Negeri 4 Luwu, Musnaini, S.Pd, M.Pd. Turut hadir dan terlibat aktif warga sekitar serta umat Gereja Katolik Padang Sappa. Semua bekerja bahu-membahu menurunkan material timbunan sekaligus meratakannya menggunakan cangkul dan peralatan sederhana secara manual.
“Alhamdulillah, hari ini jalan Rotto di samping SMAN 4 bisa kita perbaiki bersama. Ini bukti nyata bahwa pembangunan tidak mengenal batas apapun; semua pihak bersatu demi kepentingan anak-anak kita dan kenyamanan seluruh warga,” ujar Lurah Muhammad Rum Roye saat ditemui di lokasi kegiatan.
Sementara itu, Kepala UPTD SMAN 4 Luwu, Musnaini, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian yang ditunjukkan Gereja Katolik Padang Sappa dan pemerintah kelurahan.
“Jalur ini dilalui ratusan siswa setiap harinya. Dengan kondisi jalan yang membaik, mobilitas serta rasa aman siswa saat berangkat dan pulang sekolah akan jauh lebih meningkat. Kami sangat berterima kasih atas swadaya dan semangat kebersamaan ini,” ujar Musnaini.
Perwakilan Gereja Katolik Padang Sappa menjelaskan bahwa kontribusi ini merupakan wujud nyata kepedulian umat terhadap lingkungan sekitar. “Bagi kami, kehadiran harus membawa manfaat bagi semua orang. Jalan ini bukan milik satu kelompok atau golongan saja, melainkan milik kita semua warga Padang Sappa,” ungkap perwakilan Gereja Katolik Padang Sappa.
Warga setempat pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Sebelumnya, Jalan Rotto kerap menjadi kendala karena permukaannya berlubang dan menjadi licin saat musim hujan tiba. Kini, setelah diperbaiki secara bersama-sama, jalan tersebut sudah jauh lebih layak dilalui baik oleh pejalan kaki maupun kendaraan ringan.
Diakhir pernyataannya, Lurah Muhammad Rum Roye berharap semangat persatuan lintas elemen ini dapat terus terjaga.
“Gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan utama kita. Ketika pemerintah kelurahan, sekolah, tokoh agama, dan warga bersatu hati, membangun Padang Sappa menuju wilayah yang lebih baik akan tercapai dengan lebih mudah,” pungkas Rum Roye. (Marniati)













