Kejati Sulsel Gelar Pra Musrenbang 2026, Dorong Transformasi Digital Wujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas

mediamatarakyat.info, MAKASSAR |  Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) secara resmi menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) wilayah Tahun 2026. Kegiatan strategis ini mengusung tema “Transformasi Digital Kejaksaan Guna Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045” dan berlangsung di Aula Kejati Sulsel, Senin (25/5/2026).

Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Dr. Sila H. Pulungan, didampingi Wakil Kepala Kejati Sulsel, Prihatin. Forum perencanaan penting ini dihadiri secara tatap muka oleh para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, dan para Koordinator di lingkungan Kejati Sulsel. Sementara itu, seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari), beserta seluruh jajaran se-wilayah Sulawesi Selatan turut berpartisipasi melalui sambungan daring.

Dalam laporannya, Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati Sulsel sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Abdillah, menjelaskan bahwa Pra Musrenbang ini menjadi wadah utama bermusyawarah untuk merumuskan program-program prioritas serta kebutuhan anggaran untuk tahun 2027 mendatang.

Ia menegaskan seluruh proses penyusunan program dan anggaran ini berpedoman pada dokumen teknokratik Rencana Strategis (Renstra) Kejaksaan 2025–2029 serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027.

“Adapun pagu indikatif tahun 2027 untuk wilayah kerja Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan ditetapkan sebesar Rp362 Miliar,” ungkap Abdillah di hadapan para peserta rapat.

Saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Kajati Sulsel, Dr. Sila H. Pulungan, menegaskan bahwa pelaksanaan Pra Musrenbang ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAMBIN) Kejaksaan RI. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen institusi kejaksaan dalam membangun tata kelola perencanaan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).

Lebih jauh, Dr. Sila H. Pulungan menekankan bahwa transformasi digital di lingkungan kejaksaan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Transformasi tersebut menjadi pilar penting untuk mendukung delapan agenda prioritas pembangunan nasional atau Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, guna mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045. (Nawir)

Writer: Muhammad Nawir Editor: Adhitya MR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *