mediamatarakyat.info, Makassar | Lapas Kelas I Makassar kembali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) rutin sebagai langkah penguatan pengawasan serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (21/5/2026) ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, didampingi jajaran pejabat struktural, staf pegawai, dan regu pengamanan.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan penyisiran secara menyeluruh dan teliti terhadap kamar hunian warga binaan yang berada di Blok G, H, dan I. Setiap sudut ruangan diperiksa dengan pengawasan ketat guna memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang masuk maupun beredar di dalam lingkungan lapas. Langkah ini ditempuh untuk menjaga standar keamanan dan mencegah hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban maupun proses pembinaan warga binaan.
Kegiatan sidak ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam aspek penguatan keamanan serta pemberantasan Halinar – singkatan dari Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pelaksanaan ikrar seluruh jajaran Lapas Makassar untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran handphone ilegal, narkoba, barang terlarang, serta praktik penipuan yang merugikan.
Meskipun dilakukan secara menyeluruh dan ketat, pelaksanaan pemeriksaan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif terhadap warga binaan. Hal ini diterapkan guna menjaga situasi tetap kondusif, sekaligus membangun hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan agar proses pembinaan dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, menegaskan bahwa kegiatan sidak rutin seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan dini. Menurutnya, hal ini adalah bentuk komitmen nyata dalam menjaga integritas dan keamanan lingkungan kerja maupun hunian warga binaan.
“Sidak rutin ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Lapas Makassar yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, barang terlarang, dan praktik penipuan. Kami akan terus memperkuat pengawasan serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban di dalam lapas tetap terjaga dengan baik,” ujar Sutarno.
Lebih lanjut, Sutarno juga menekankan bahwa keberhasilan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas semata, melainkan juga memerlukan sinergi dan komitmen bersama dari seluruh warga binaan. Hubungan kerja sama yang baik antar kedua belah pihak dinilai sangat penting demi menciptakan suasana yang kondusif dan mendukung keberhasilan pembinaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Makassar kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga integritas institusi, meningkatkan kualitas pengawasan, serta mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang profesional, modern, dan sepenuhnya bebas dari praktik Halinar. (Merna)













